“Felora! Ah senangnya lihat kamu hari ini!” Jerit Fayra—terlalu berlebihan sampai menarik atensi murid lainnya dan sekitar lobi gedung sekolah. Halim ikut turun, “Uncle dokter!” Fayra menghampiri, lalu salim. “Di antar siapa, Fayra?” “Uncle Aric, tapi langsung jalan, antar Khevva terus Kejar pesawat ke Singapura.” Beritahunya. Hamish juga bilang semalam jika ia dan Aric ada pertemuan sangat penting hari ini di Singapura. “Fayra,” panggil Halim serius, “titip Felo ya, kalau ada apa-apa tahukan harus segera beritahu Uncle atau Bunda Kikan?” Fayra mengangguk, “Ka Saga juga dah pesan yang sama.” Informasi tersebut membuat Felora dan Halim terdiam, “Sagara bilang apa?" Lalu Felora bersemangat ingin tahu. “Ya bilang, aku harus aware sama kamu. Kasih tahu juga kalau tiba-tiba kamu d

