Bonus Chapter-Spesial Felora 14

2306 Kata

“Aku tidak ikut saja, Fayra.” Felora masih menolak ajakan sepupunya. Satu tangan memegang ponsel, wajah cantik sepupunya tampak memberengut, terlihat di layar pipih ponselnya. “Ayolah, Felo. Temani aku jalan sama ka Rumi.” Dia bahkan merengek. Tidak menyerah untuk buat Felora berubah pikiran. Felora memutar bola matanya sambil mengubah posisi jadi terlentang, “kalian lagi pendekatan, enak jalan berdua.” “Ya, maunya begitu… kalau Grandad tidak menyebalkan! Kalau pergi sama kamu, dijamin Grandad tidak akan curiga.” Keluhnya lagi. Fayra masih tinggal di rumah Kai dan Anna. Orang tuanya setelah kembali dari California, kembali ada perkerjaan ke luar negeri. Felora tidak menyetujui karena ia paling malas pergi di akhir pekan. Dia lebih suka di rumah atau kalau pergi dengan orang tuanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN