Menetapkan Hati

2018 Kata

“Ya, kamu memang sudah menyakitinya terlalu dalam. Ketika dia pilih ke Bandung, jika kamu datang menemuinya dan bicara kurasa Kikan masih bisa memberi kesempatan. Tapi, kamu kembali memilih Lou. Dan Kikan bilang padaku… Kamu berhak bahagia, maka dia mundur karena berpikir dengannya hanya sebuah hubungan keterpaksaan. Dia juga tidak mau kamu terbebani oleh Felora yang sudah terlanjur menyayangimu, jika memang kamu mau kembali pada Lou, dia tidak mau jadi penghalang kalian.” Bisik Hamish. Semua yang dikatakan benar adanya, terjadi saat ia bicara dengan Kikan menuju Bandara. “Tanyakan pada hatimu, Halim. Setelah bersama Kikan dan Felora, bagaimana perasaanmu lalu setelah tanpanya, apa kamu baik-baik saja?” bisiknya. Halim terdiam. “Jika kamu merasakan sesuatu, jangan dibatasi. Jika kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN