Bonus Chapter-Special Felora 4

2009 Kata

Halim mencoba untuk tenang saat Ayah Kaflin menelepon, sudah dalam perjalanan membawa Felora ke RMC Hospital. Seingat ia, pagi tadi putrinya dalam keadaan stabil. Halim sendiri yang selalu memastikan. Jika terlihat turun, pasti Halim akan mencegah putrinya untuk sekolah. “Apa yang terjadi pada Felora?” Kebetulan Lea sedang meeting bersamanya ketika Halim menerima telepon itu. “Drop lalu Sinkop.” Beritahu Halim segera mengambil langkah lebar-lebar. Lea mengikutinya. Halim meminta asistennya untuk mengatur pasien prioritas, keluarganya. "Tidak minta ambulans?" tanya Lea. Sepanjang jalan menuju UGD para pekerja medis di sana menyapa ramah dan hormat. Lea kini menjadi kepala direktur rumah sakit, Halim sendiri ikut memegang posisi penting selain terkenal sebagai dokter senior. "Tidak a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN