Bab 50: Aku atau Dia

1377 Kata

Pagi itu, Ali menggeragap kaget. Beberapa pesannya untuk Ayu menunjukkan notifikasi terkirim. Ia memicingkan mata lebar-lebar mengecek pesan-pesannya. Semuanya terkirim. Pertanda nomor ponsel istrinya itu sudah aktif kembali. Ali menunggu beberapa saat, berharap akan segera muncul balasan. Namun hanya kecewa yang ia dapatkan. Ayu tidak juga membalas satu saja pesannya. Ali menghela napas. “Mas, subuhan dulu. Air panas sudah siap di kamar mandi,” Wulan memberitahu. Ali tak menyahut. Dia menekan ponselnya mencoba menghubungi Ayu. Tak ada jawaban. Ditunggunya hingga dering itu berakhir. Kemudian dicobanya kembali hingga beberapa kali. Masih tak ada jawaban. Hingga suara Wulan kembali terdengar mengingatkan waktu subuh yang tak lama lagi habis, membuat Ali akhirnya meletakkan kembali ponsel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN