Sabtu siang, Pak Rohmat sudah sampai di rumah putrinya. Beliau bahkan rela bolak-balik Wonosari-Jogja demi putri kesayangannya dan keempat cucunya. Senin pagi, beliau akan kembali ke rumahnya karena masih harus melaksanakan tugasnya sebagai guru sebuah sekolah menengah atas. Bu Halimah sendiri memilih bertahan menemani putrinya. Memastikan bahwa putrinya baik-baik saja. Membantu Ayu mengurus keempat putranya yang semuanya sedang dalam masa pertumbuhan. Pak Rohmat memberi kode pada istrinya agar mengajak cucunya bermain karena ia perlu bicara dengan Ayu tanpa didengar bocah-bocah kecil itu. “Eyang pingin bikin pisang goreng tepung kok tepungnya habis ya,” ucap Bu Halimah. “Kejunya juga kayaknya habis, Yang,” kata Azka. “Di toko depan sana kayaknya ada ya?” tanya Bu Halimah. “Di minim

