Bab 180: Keluarga Papa

1224 Kata

Ali termenung. Rumah sudah kembali lengang. Para pelayat sudah kembali pulang. Tinggal tersisa beberapa keluarga dan kedua orang tua Ayu. “Mas, Mas Ali gak kasih kabar Mbak Wulan?” tanya Nisa. “Astaghfirullah. Lupa, Nis.” Nisa menghela napas. Bagaimana bisa kakaknya ini lupa mengabari istri dan anaknya. “Mas Ali mikirin apa aja sih? Istri Mas Ali sekarang itu Mbak Wulan lho. Mbak Ayu kan juga udah bahagia dengan suaminya sekarang. Mas Ali lihat sendiri kan bagaimana suaminya memperlakukan Mbak Ayu dan anak-anak kalian?” Ali membawa ponselnya keluar ke pekarangan belakang untuk menghubungi Wulan. Perempuan itu terdengar histeris saat Ali memberi tahu kabar kepergian ibunya. “Gimana bisa Mas Ali gak ngabari aku? Aku kan juga ingin ketemu Ummi, Mas.” “Ummi sudah tenang sekarang. Udah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN