Bab 35: Terusir

1396 Kata

“Biar saya yang nyetir, Mbak,” Reta menawarkan diri begitu mereka mencapai mobil Ayu. Ia begitu khawatir pada kondisi Ayu. Dokter cantik itu begitu tenang menghadapi perselingkuhan suaminya. Ayu bahkan tidak bersikap kasar sama sekali. Dan justru itu yang membuat Reta khawatir. Emosi yang terpendam. “Ke rumah saja ya, Ret.” Reta mengangguk. Dia menyetir dengan tenang, sembari sesekali menengok ke arah Ayu. Entah apa yang ada di kepala perempuan yang sudah dianggapnya kakak ini. Tapi Reta benar-benar khawatir. Ingin rasanya ia menelpon Elang dan memintanya datang. “Mbak Ayu, Mbak Ayu gak apa-apa?” Reta akhirnya bertanya ketika mereka berhenti karena lampu merah. Ayu menengok ke arah Reta. Gadis ini terlihat begitu mengkhawatirkannya. “Aku bodoh banget ya, Ret.” “Mbak,” Reta meraih tan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN