Malam harinya. Clarissa sudah berusaha untuk mengetuk pintu kamar Valerie, agar bisa menyantap makan malam bersama. Tapi, pintu kamar tidak dibuka sama sekali. Sekarang, ia beralih ke ruang kerja kakaknya saja. Memanggilnya, untuk pergi makan malam juga. "Kak Clark??" panggil Clarissa sambil membuka pintu ruang kerja sang kakak. Tapi, kedua bola matanya sama sekali tidak menemukannya di dalam ruangan. Di sofa maupun kursi tidak ada. Clarissa melangkah semakin dalam, dengan bola mata yang menjelajahi setiap sudut. Hingga ia menemukan kakaknya itu, dalam balutan celana hitam dan juga sweater seleher dan lengan panjang, yang berwarna senada dengan celananya. Pelan-pelan Clarissa dekati kakak pertamanya itu, yang kini tengah berdiri di balkon sambil menyilangkan kedua tangan di depan dadan

