Mobil hitam itu melambat saat memasuki gerbang rumah. Raymond menatap ke luar jendela, halaman yang terawat. Semua tampak sama seperti biasa. Tapi ada sesuatu yang berbeda di udara, sesuatu yang tidak bisa ia lihat tapi bisa ia rasakan. Ia memarkir mobil di carport, mematikan mesin, dan keluar. Jasnya ia biarkan tergantung di dalam, dasinya sudah ia kendurkan sejak setengah jam yang lalu. Langkahnya terasa berat, seperti ada sesuatu yang mengganjal di dadanya. Sherry. Mereka harus bicara. Ia sudah memikirkannya sepanjang jalan pulang. Tentang apa yang akan ia katakan, tentang bagaimana ia akan menjelaskan, tentang bagaimana ia akan memastikan bahwa gadis itu baik-baik saja. Bukan karena ia merasa bertanggung jawab, tapi karena ada sesuatu yang tidak bisa ia tinggalkan begitu saja. Lang

