49. Cinta Yang Tumbuh Dalam Dunia Gelap.

1722 Kata

Mereka baru saja sampai di rumah. Hari ini terlalu panjang untuk diakhiri begitu saja. Pertemuan dengan kedua mertuanya masih menyisakan perasaan yang campur aduk di d**a. Bahagia, lega, tapi juga… entah kenapa hati Evana berdebar terus-menerus. Begitu menjejakkan kaki di lantai dua, Elvano menyentuh lengan istrinya. Istirahat lah, Ev. Aku ... ke ruang kerja dulu. Jangan menungguku." Evana mengembuskan napas kesal. Elvano sudah berbalik badan ketika Evana memanggil namanya. “El…” panggilnya lembut. Elvano menoleh, sedikit tersenyum. “Hm?” “Kamu mau kerja lagi?” “Hanya sebentar. Ada laporan yang harus aku cek.” Evana maju dua langkah. “Tidak malam ini, El,” ujarnya dengan nada lembut tapi tegas. “Kamu sudah bekerja terlalu keras.” Elvano menatapnya lama, mata itu berpendar oleh keha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN