Kau mau Memukulku?

2246 Kata

"Kau pikir ada yang berniat mencelakaiku?" tanya Aru, memecah keheningan dengan nada yang sarat akan cibiran tak percaya. Jevas tidak mengalihkan pandangannya dari layar tablet di tangannya, meski telinganya menangkap setiap suku kata istrinya dengan sempurna. "Di tanah kelahiranku sendiri?" Aru melanjutkan serangannya, melangkah mendekati sofa. "Di desa di mana kakekku membesarkan separuh dari penduduknya? Logikamu benar-benar cacat. Kau terlalu banyak menonton film horor atau thriller konspirasi." "Film thriller dibuat berdasarkan sisi tergelap dari realitas manusia, Arunaya," balas Jevas dengan bariton datar, jarinya menggeser layar tablet dengan santai. "Dan manusia... dimanapun mereka berada, memiliki kapasitas yang sama untuk berkhianat." Aru memutar bola matanya dengan jengah ya

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN