Cafe Tropical siang itu dipenuhi oleh aroma biji kopi panggang dan manisnya pastry mentega. Sesuai namanya, kafe eksklusif di kawasan Senopati ini didesain menyerupai rumah kaca raksasa dengan interior bergaya bohemian. Tanaman monstera dan pakis rimbun menggantung di langit-langit, menyaring cahaya matahari Jakarta menjadi pendaran hijau yang teduh dan menenangkan. Dan di sinilah Arunaya berada saat ini. Langkah sepatu hak tinggi merahnya berdetuk pelan di atas lantai tegel bermotif klasik. Aru masih mengenakan setelan tweed Chanel merah marun yang ia pakai untuk menghancurkan kewarasan ibu mertuanya pagi tadi. Kacamata Dior besarnya telah ia simpan di dalam tas. Penampilannya adalah perwujudan sempurna dari seorang sosialita papan atas yang tak tersentuh. Namun, saat matanya menyapu

