Pintu kamar utama yang terbuat dari kayu jati tebal terbuka perlahan. Jevas melangkah masuk ke dalam kamar pribadinya dengan langkah hati-hati. Di kedua lengannya yang kekar, ia membopong tubuh istrinya ala bridal style. Aru masih terlelap dalam pengaruh sisa obat bius dan kelelahan ekstrim. Kepalanya terkulai di d**a Jevas, satu tangannya menggantung lemas ke bawah. Dalam gendongan Jevas, tubuh Aru terasa begitu ringan. Terlalu ringan untuk ukuran wanita dewasa yang sehat. Namun, Jevas, yang logika berpikirnya sedang dikabutkan oleh rasa lelah dan emosi yang campur aduk, hanya menganggap itu sebagai kewajaran tubuh mungil istrinya. Jevas berjalan menuju ranjang King Koil berukuran super besar di tengah ruangan. Sprei sutra abu-abu gelap terhampar rapi, dingin, dan mengundang. Dengan

