topeng retak di lorong kamar tidur

1532 Kata

Malam di gudang Astapura seakan membeku dalam keheningan yang menyesakkan. Di luar, angin malam berdesir halus, menyentuh dedaunan pohon trembesi tua yang berjajar di pinggir area gudang, menimbulkan suara gesekan yang mirip bisikan lirih. Namun, di dalam lorong mes VIP yang remang-remang, suasananya terasa jauh lebih mencekam daripada kegelapan di luar sana. Cahaya lampu dinding yang kuning kusam menciptakan bayangan-bayangan panjang yang menari di atas lantai semen yang dingin. Di sinilah, dua wanita dengan niat yang sama namun menggunakan topeng yang berbeda, akhirnya dipertemukan oleh takdir yang seolah sedang ingin melucu. Santi berjalan perlahan, nyaris tanpa suara. Langkah kakinya yang biasanya tegas kini terasa ragu namun penuh ambisi. Gamis panjang yang ia kenakan sengaja ia biar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN