Pegunungan Alpen menyambut dengan keheningan putihnya yang megah. Salju menutupi setiap sudut lanskap Swiss yang indah, menciptakan suasana yang begitu damai, namun tidak dengan hati Alara. Dari balik jendela besar kamar hotel mewah tempat mereka menginap, Alara memeluk dirinya sendiri, menatap kosong pada bentangan alam yang seharusnya membuatnya bahagia. Namun, kedamaian yang ditawarkan tempat ini tak mampu meredakan badai yang berkecamuk di hatinya. Di belakangnya, Elenio duduk di tepi ranjang, mengamati Alara dalam keheningan. Sudah dua hari sejak mereka tiba di Swiss untuk bulan madu, namun suasana yang terbangun di antara mereka terasa begitu dingin. Tak ada tawa. Tak ada canda seperti biasanya. Bahkan percintaan yang mereka lakukan semalam terasa begitu hambar karena Alara bahk

