Jilid II - 107: Rapat Semesta

2016 Kata

"Udah, nggak apa-apa gak dapet istri cucu kiai, cari yang lain aja, cewek banyak. Kamu ganteng, mapan, pasti banyak yang mau." Inginnya Awan bilang begitu. Namun, tak tega saat melihat raut Guntur yang kaku, juga tampak sendu. Bahkan sudah malam dan saat Awan mau pulang, karyawan sudah dari tadi hengkang, Guntur masih di sini. Masih berkutat di ruang kerjanya, menatap khidmat layar komputer di sana. Lalu sesekali menoleh pada berkas. Tadi, Awan sudah pulang dulu demi mengantarkan trio bencana, lalu Awan balik lagi ke kantor mengingat Guntur ada di sana. Langit pun menyusul. Hingga saat tiba waktunya kantor ditutup dan dibuka besok lagi, Guntur tetap tinggal sampai matahari bertukar tugas dengan bulan. Awan sudah menghubungi Nara bahwa hari ini dia akan lembur menemani Guntur yang mend

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN