Jilid II - 86: Bencana

2038 Kata

Kembali ke rumah sendiri, tak lagi menginap di kediaman Mama Naya. Hari itu Nara baru selesai mandi wajib. Biasa, tamu bulanan perempuan rutin datang. Nara nggak KB pula, dia mau memakai sistem KB alami, alias mengandalkan hitungan masa subur. Bismillah, ya, semoga nggak kebobolan gawangnya. Nara lingkari salah satu angka di kalender yang menunjukkan hari ini. Pokoknya dilarang nananina kalau sedang masa subur. Itu ultimatum Nara kepada Awan yang manggut-manggut saja. Sejauh ini Awan manut, nggak tahu kalau nanti. By the way, Nara baru tahu loh ada yang namanya apron menyusui. Itu pun diberi tahu oleh mama di setelah mendengar cerita Nara lewat telepon, bahwa dia kesulitan menyusui Rinai saat jalan-jalan, apalagi ketika di tempat yang tidak menyediakan ruang menyusui. Mama langsung kir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN