Tak terasa, waktu bergulir begitu cepatnya hingga Awan mulai sibuk mendaftarkan trio bencana ke PAUD terdekat di wilayahnya. "Sebentar lagi kalian sekolah, nanti jangan nakal, ya. Belajar yang betul, ya. Jangan main terus, ya. Jajannya dikurangi, oke? Kan udah besar, udah jadi anak sekolahan." "Ciap, Bos!" "Jajan dua libu aja beli ncim, Pa." Sedang Topan hanya mengangguk. Lain respons dengan Gempa dan Badai. Mereka memang bawel sekali. Hari ini Awan mau beli perlengkapan sekolah mereka, serupa tas, sepatu, pensil, dan lainnya. Tentu saja, tanpa Nara. Mama mereka tidak bisa ikut karena repot misal harus bawa Rinai juga. Rinai masih suka minta s**u di mana pun dan kapan pun soalnya. Nara nggak pede kalau pakai apron, padahal lucu. "Ya udah, gih, salim dulu sama mama. Pamit, mau berangk

