Bab.162 Arti Persahabatan Yang Sebenarnya.

1510 Kata

"Sat ..." "Apa?" Satria mendongak mendengar panggilan dari Ibra. Sejak tadi perhatiannya terfokus pada Naya yang mulai tertidur di pangkuannya. "Besok kami pulang bareng Bang Abi saja, kamu antar dulu papa sama mama kembali ke Singapura." "Ok." Jonathan dan Aida memang untuk sementara masih harus tinggal di Singapura. Paling tidak sampai keadaan Jonathan Lin benar-benar pulih dan tidak perlu bolak balik lagi ke rumah sakit, baru mereka akan pulang ke Jakarta. "Rena mana? Naya kok sama kamu?" Aksa mendekat dan mengusap lembut kepala keponakannya. Sepasang matanya menatap iba Naya yang tampak nyaman tertidur dalam dekapan Satria. "Lagi ada urusan sebentar sama Tante Martha di dalam." "Kalau begitu Naya biar aku bawa dulu di kamar," ucap Aksa. "Tidak apa-apa, dia baru tidur nanti mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN