Bab.132 Arti Persahabatan Yang Sebenarnya

1428 Kata

"Om kamu tidak akan tanggung-tanggung kali ini Ib. Dia menurunkan semua anak buah pilihannya. Begitu kita tahu lokasinya, mereka akan segera bergerak." "Dia sendiri yang cari mati." Om Bimo menyahut dengan enteng sambil meneguk kopinya. Kalau memang team pilihannya yang diturunkan, aku tidak perlu keluar banyak tenaga untuk menyelesaikan kekacauan ini. Seperti saat mereka membuat Arifin Sutarja dan anak buahnya diam tak berkutik, tanpa punya kesempatan melawan sama sekali. "Apa perlu kita melibatkan polisi, Om?" tanyaku ke Om Bimo. "Bukan perlu lagi, tapi harus. Karena ini menyangkut kasus pembunuhan Hana yang melibatkan Ega dan Sam. Justru ini kesempatan polisi untuk memecahkan kasus Hana dan menangkap pelakunya." jelas Om Herman. "Tadi aku sudah bertemu dengan orang yang biasanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN