Bab.96 Kado Konyol

1106 Kata

Mengingat keadaan fisik Jonathan Lin yang memang tidak boleh kelelahan, jadi sesi bersalaman dan memberikan ucapan selamat pada kedua mempelai terpaksa dihentikan sebentar. Selagi para tamu menikmati hidangannya, Ibra menggandeng Freya menghampiri meja teman temannya yang berada di bagian paling depan. "Luna ..." "Iya," Luna yang sedang menikmati kuenya mendongak saat mendengar panggilan dari Freya. "Ini buatmu, semoga kamu dan Bang Naresh bisa menyusul secepatnya ya." Luna menerima uluran buket bunga baby's breath dari Freya dengan mata berbinar senang. Bunga putih cantik simbol kesucian, ketulusan dan cinta sejati itu sekarang sudah berpindah ke tangannya. "Amin, terima kasih Kak Frey." ucap Luna sambil menimang bunga itu. Sedang Naresh tersenyum menatap wajah bahagia calon istri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN