Freya semakin bingung dengan maksud pembicaraan mereka, sedang Ega tampak tersenyum kecil. Dia masih bersikap tenang tanpa sedikitpun termakan intimidasi dari Ibra. "Aku datang ke sini atas undangan Freya, apa seperti ini caramu memperlakukan tamu?" "Dan aku mengijinkan istriku mengundang mantannya hanya untuk menunjukkan padamu, aku jauh lebih pantas bersanding dengannya. Bukankah begitu?!" Ega diam dengan senyum masamnya, sorot kecewa di matanya membuat Freya tidak tahu harus berkata apa lagi. "Kasihan sekali Hana, cinta membuatnya bodoh sampai hidupnya harus berakhir di tangan orang sakit jiwa yang gagal move on sepertimu." ucap Ibra terang terangan melempar tuduhannya. "Jaga mulutmu, jangan asal bicara!" Ibra mengulum senyum saat pria di depannya itu mulai emosi, dia menepis kasa

