Mobil mereka sudah berhenti di depan area pemakaman Ega, tapi Freya masih duduk terpaku di dalamnya. Matanya yang sembab memerah menatap gamang pintu masuk pemakaman di luar sana. "Ayo masuk! Aku sudah bertanya pada penjaga makam dimana letak makamnya Ega," ucap Leon yang datang mengetuk kaca samping Freya. Setelah meraih seikat bunga mawar putih di sampingnya, Freya turun mengikuti langkah Leon masuk ke area pemakaman. Mereka berhenti di sebuah makam yang terlihat masih baru. Hati Freya mencelos begitu menatap batu nisan yang bertuliskan nama Ega Mahesa. Air matanya kembali menetes, biar bagaimanapun dia dan Ega sudah bersahabat baik sejak SMA. "Aku menunggu di sana!" Freya hanya mengangguk saat Leon menunjuk ke pohon rindang tak jauh dari tempatnya sekarang. Dia meletakkan mawar put

