Bab.100 Permintaan Maaf Reza

1801 Kata

"Freya ..." Aku menoleh ke arah asal suara yang baru saja memanggilku. Tidak jauh dari tempatku sekarang sedang berdiri menunggu lift, Dokter Sifa yang baru saja keluar dari salah satu ruang rawat pasien tampak tersenyum sambil melambaikan tangannya padaku. Leon langsung menarikku ke belakang tubuhnya, sedangkan dua pengawal lagi maju ke depan dengan tatapan awas. Bukan karena kehadiran Dokter Sifa, tapi sosok pria yang bersamanya itulah membuat mereka bersikap waspada. Dia menatapku lekat, meski tak ada seringai menakutkan di wajahnya, tetap saja sorot matanya yang tajam membuat jantungku berdebar kencang. "Jangan takut, Frey! Ada kami di sini, dia tidak akan berani macam macam padamu." Aku mengangguk, Dini berdiri di sampingku dengan wajah tenang meraih tanganku dan menggenggamnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN