Bab.101 Teka Teki Di Balik Pembunuhan Hana.

1807 Kata

Dia di sana, melangkah gontai dengan wajah muram dan terlihat lelah. Tanpa bertanya pun aku tahu, Freya pasti belum membukakan pintu maaf untuknya. Langkah kakinya langsung berhenti begitu melihatku yang sengaja berdiri menunggunya mendekat. "Cih, apa empat orang bodyguard belum cukup membuatmu tenang membiarkan Freya bicara sebentar saja denganku?" cibirnya kasar. "Jangan pura pura lupa kamu adalah orang yang sudah dua kali hampir merusak hidupnya! Jadi mana mungkin aku bisa tenang membiarkanmu berada di dekat istriku." Aku menatapnya tak suka, bagaimana bisa begitu kebetulan Freya bertemu dengannya di sini. "Kalau aku menyakiti Freya lagi, berarti aku juga harus siap melihat Enda mati di hadapanku. Aku tidak sebajingan ayahku yang sudah tidak punya hati," sahutnya. Aku menoleh, Frey

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN