Akrab

1017 Kata

Bulan keluar dari ruangan setelah ia memastikan kalau Geo benar-benar sudah tidur lelap. Ia melangkah dengan perlahan, dan menutup pintu ruangan itu dengan sangat pelan, ia tak ingin mengganggu istirahat Geo. Melihat Bulan keluar, bu Lidya langsung mendekat ke arahnya. "Bulan ...." "Tante, aku pulang dulu. Pak Geo udah tidur," ucap Bulan sambil menatap wajah sembab bu Lidya, terlihat jelas kalau wanita paruh baya itu masih menangis. Yang Bulan ketahui, Geo adalah anak lelaki satu-satunya, jadi wajar saja kalau bu Lidya sangat mengkhawatirkan putranya. "Iya, Bulan. Hati-hati ... Tapi, nanti kalau Geo nanyain kamu lagi gimana?" Wajah bu Lidya terlihat sendu. Bulan menarik nafas perlahan, ia merasa tak tega. "Bilang nanti aku ke sini lagi, Tante," jawab Bulan yang membuat bibi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN