Bulan pulang dari kantor lebih cepat dari biasanya, sebenarnya ia sudah berpamitan pada Geo sejak pagi sambil ia memberikan surat pengunduran diri. Akan tetapi, karena Bulan membereskan barang-barangnya terlebih dahulu di kantor, ia jadi pulang sdikit sore. Bulan masuk ke dalam rumah seraya membawa beberapa dus yang berisi barang-barangnya dari kantor. Ia sengaja tak mengucapkan salam agar ibunya tidak tahu kalau ia masuk ke rumah sambil membawa barang-barang dari kantornya. "Loh, kok tumben udah pulang?" Suara itu mengejutkan Bulan, mau tidak mau ia menghentikan langkahnya yang sudah hampir menaiki anak tangga menuju lantai dua. "Eh, ibuk ...." Bulan menurunkan dus itu terlebih dahulu ke atas lantai, karena ia merasa keberatan. "Itu barang-barang siapa?" Bu Ayuni menunjuk ke a

