133. Bahagia

1210 Kata

Amel menghela napasnya kasar. Lalu berbaring di kasur dan menutup wajahnya yang mengantuk. Hansel yang melihat itu menggeleng pelan. “Sayang, kamu mandi dulu sana. Nggak baik kamu yang langsung tidur.” Hansel menatap Amel yang masih tidur. Amel duduk dan menatap suaminya yang membuka pakaian kedua anak mereka. Amel tersenyum lalu turun dari atas ranjang, dan membuka pakaiannya sendiri. Amel menggendong Jeora. “Mas, kenapa aku jadi sedih ya. Bayangkan Annelia meninggal.” Hansel tersenyum mendengar apa yang dikatakan oleh istrinya ini. Hansel menggeleng pelan. Tahu kalau Amel ingin sekali melihat rupa Annelia. Saat mereka yang akan berangkat ke panti asuhan tadi. Amel yang lebih semangat dibanding dirinya. Hansel mengusak rambut Amel. “Sayang, kamu jangan sedih seperti itu. Mas tahu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN