Kenapa Om Kaflin harus muncul di waktu tidak tepat begini? Aric pun bisa-bisanya mempertanyakan pakaianku. Memang sih agak aneh, aku keluar rumah di siang yang terik dengan pakaian serba tertutup. Pakaian yang lebih cocok dipakai di musim dingin. Tadi Ini saja rasa-rasanya aku ingin segera masuk ke kamar, menguncinya dan melepas pakaian. Aku memberitahu mereka jika tadi sedikit merasa agak tidak enak badan, alasan bodoh, tentu buat Om Kaflin yang seorang dokter segera memastikan. Aku mengatakan sudah lebih baik, menolak secara halus saat akan di periksa. “Sungguh aku baik-baik saja. Sudah jauh lebih baik. Om jangan khawatir.” Kataku. Omku itu yang masih saja terlihat awet muda di usianya, walau aku bilang begitu ia tetap terlihat cemas, “Tidak ada Anna di rumah, jadi Om khawatir.”

