Dia bukan Lawanmu

1057 Words

Zavion membalut telapak kaki Hera dengan penuh perhatian dan kehati-hatian. Sedangkan Hera tidak bereaksi sama sekali, diam membisu seperti patung, tidak satupun kata keluar dari mulutnya meski Zavion sudah berulang kali bertanya kenapa telapak kakinya bisa melepuh. Pagi-pagi sekali Zavion sudah datang ke rumah yang ditinggali Hera. Dia bersama ibunya datang membawakan makanan sekaligus ingin memperkenalkan keduanya. Tapi betapa terkejutnya saat mendapati Hera dalam keadaan terbaring di lantai dengan telapak kaki sudah melepuh akibat terbakar. Dan saat menanyakannya Hera tidak mengatakan apapun. Melihat itu nyonya Nohan tidak bisa menahan kesedihannya, membayangkan jika putrinya berada di posisi Hera, sungguh mengerikan. Hera sadar ada kehadiran orang lain selain Zavion tapi jiwanya e

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD