Bab 109

2111 Words

Carla turun dari mobil hitamnya dengan anggun. Supir pribadi segera membukakan pintu dan membantu membawakan dua kantong besar berisi mainan. Rumah putrinya berdiri megah, halamannya bersih dan tertata rapi dengan bunga warna-warni yang mulai bermekaran. Cuaca siang itu cerah, langit membiru tanpa awan, dan angin berhembus pelan membuat dedaunan berdesir lembut. Begitu pintu rumah dibuka oleh salah satu asisten rumah tangga, Nancy yang sedang menggendong Vivienne langsung muncul dari ruang tengah. Senyum lebar menghiasi wajahnya saat melihat siapa yang datang. "Mama!" serunya sambil berjalan cepat, memeluk Carla yang berdiri di depan pintu dengan kacamata hitam di wajahnya. Carla membalas pelukan itu dengan satu lengan, sementara lengan lainnya menahan tas tangan yang digenggam erat. “L

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD