Tidak Menerima Penolakan

1158 Words

“Kamu itu kelewatan, Will! Aku itu mau pulang, semua udah cukup jelas buat aku cerna. Bukan aku mengesampingkan rasa sakit kamu atas paman Edward, tapi hati aku jauh lebih sakit, Will. Wanita mana yang ngga sakit hati kalau tahu tunangannya menikah dengan wanita lain? Dan wanita itu … sedang hamil.” Deretan kata-kata yang Biel lontarkan sama sekali tak mendapat sangkalan dari William. Sejak tadi Biel memang memaksa pergi, namun William terus menahan. Sebagai gantinya William membiarkan gadis itu menumpahkan isi hatinya. Rasanya sudah cukup satu minggu William mengurus soal Edward, mulai hari ini dia ingin fokus dengan masalah pribadinya. “Bagiku, menikah aja udah salah, Will. Awalnya aku masih mau toleransi, aku bisa terima alasan kamu melibatkan Sella untuk balas dendam. Tapi kalau samp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD