"Mami Jeni. Moza itu setia sama suaminya. Lagian Pak Sakha juga sudah luber-luber kelebihannya. Jadi saya rasa Moza tak akan tertarik dengan Dokter Johan. Lagipula, proyek yang mami Jeni tawarkan ini tidak ada hubungannya dengan dokter Johan, kan? Saya takut saja dikirinya nanti saya memanfaatkan kedekatan kita untuk mengeruk hartanya mami." "Mami ikhlas jika Mita mau ngeruk hartanya mami. Asalkan Mita mau diresmikan jadi mantunya mami." Jeni terkikik geli. Wajah Mita sudah semerah kepiting rebus. Entah pelet apa yang dia pakai sampai maminya dokter Johan bisa klepek-klepek begini dengannya. Ngebet banget pengen jadiin dia menantunya. Apakah setidak laku itu yang dinamakan dokter Johan? Masak iya calon istri saja harus dicarikan maminya. Atau jangan-jangan dokter Johan punya kelainan? L

