MJ-BAB 48-1

1012 Words

Mita segera beranjak dari duduknya. Ia benar-benar malu pada Johan karena suaminya itu makin ke sini semakin berani. Sungguh, hati Mita belum sanggup menerima semua ini. Bahkan dia tidak percaya sama sekali jika Johan sudah memiliki perasaan suka atau bahkan cinta padanya. Mita takut apabila semua yang Johan berikan hanya sebuah ilusi. Melambungkannya begitu tinggi, lalu dihempaskan dengan tanpa hati ke dasar bumi. Mita belum sanggup menerima kesakitan hati sebab nantinya akan dikecewakan oleh sang suami. "Mas, saya mau pulang. Mana kunci mobilnya?" tanya Mita menengadah meminta kunci mobil milik Johan yang tadi katanya boleh dia bawa pulang. "Iya sebentar. Sabar." Johan ikut beranjak dari duduknya. Merogoh saku celana untuk mengambil kunci mobilnya. Menyerahkannyabpada Mita. "Ini. Hat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD