"Besok-besok lagi aku tak akan mengijinkanmu berduaan dengan si Arfa." Dengan tegas Johan mengatakan itu pada Mita. "Saya juga minta maaf karena tadi tidak ijin dulu dengan Mas Dokter pas keluar dengan Pak Arfa. Karena tadi saya pikir jarak kafe dengan proyek juga dekat dan sambil nungguin Mas Dokter jemput, nggak ada salahnya sambil ngopi. Toh, Pak Arfa hanya rekan kerja saja." "Kamu itu jadi perempuan harus sedikit peka. Mana yang kelihatan menaruh hati padamu sama yang benar-benar hanya menganggap rekan kerja saja." "Maksudnya?" "Ya mungkin saja Arfa suka sama kamu, kan?" "Memanganya kalau ada lelaki lain yang suka saya, Mas Dokter cemburu?" "Enggak. Mana ada begitu. Aku hanya tidak ingin saja ada pria lain yang nantinya kecewa karena sudah menyukai wanita bersuami." Mita mencebi

