MJ-BAB 95

1002 Words

Berita kehamilannya sudah menyebar ke seantero rumah. Siapa lagi yang menyebarkan jika bukan Johan. Bahkan sejak kakinya melangkah memasuki rumah, ucapan selamat bertubi-tubi Mita dapatkan baik dari para pelayan sampai mami mertuanya. Bahkan nasi tumpeng sudah terhidang di atas meja. Mita yang ditarik paksa oleh mertuanya, sudah didudukkan di atas kursi makan. Dia hanya terbengong-bengong kebingungan dengan apa yang terjadi. "Mita, malam ini kita akan mengadakan tasyakuran kecil-kecilan. Hanya kita dengan para pekerja di rumah ini saja." "Tasyakuran dalam rangka apa, Mi?" "Ya untuk kehamilanmu, sayang!" Mita nyengir. Baginya hal seperti ini sangat berlebihan. Tapi tak apa. Toh, tujuan sang mertua juga baik. Mungkin mereka sangat bersyukur karena pada akhirnya menantunya yang paling c

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD