Mita pasrah saat Johan membawanya masuk ke dalam ruang praktek. Sampai suster yang melihat terkejut mengetahui sang dokter membawa istrinya. "Eh, ada Bu Mita." "Siang, sus!" Mita dengan ramah menyapa. Namun, Johan malah mendorongnya menuju ruang periksa. "Ayo aku periksa," titah Johan tak terbantahkan. "Iya ... iya." "Suster, ayo bantu Mita. Saya mau memeriksanya." "Bu Mita kenapa dokter?" "Jika saya mau memeriksanya ... itu berarti ada indikasi dia hamil." "Eh, Bu Mita hamil. Selamat ya dokter ... Bu Mita." Suster mulai ngedrama. "Belum pasti, Sus. Makanya itu ayo bantu saya periksa." "Siap, dok!" Dengan sigap Suster membantu Mita. Memperlakukan layaknya seorang pasien pada umumnya. "Enak ya Bu punya suami dokter kandungan. Kalau hamil, tinggal diperiksa sendiri oleh suaminya,"

