Ekstra Part 14. Bima-Nina

1644 Words

Usia kandungan Nina sudah delapan bulan. Perutnya semakin besar dan membuat geraknya terbatas. Setiap kali Bima mengajaknya jalan pagi di sekitar apartemen, Nina sering berhenti untuk mengatur napas. Seperti pagi ini, Nina merengek tidak mau melanjutkan jalan karena kakinya terasa sakit. Bima segera mengajaknya duduk di kursi taman dan memberikan botol air mineral yang sudah disiapkan dari rumah. “Minum dulu, Sayang,” ucapnya lembut. Nina menurut, meneguk air perlahan sambil mengelus perutnya yang semakin berat. Tanpa banyak bicara, Bima berjongkok di depan Nina. Kedua tangannya mulai memijat pelan kaki istrinya yang tampak bengkak kembali. Nina menghela napas lega, meski sesekali masih meringis. “Enakan?” tanya Bima sambil menatap wajah istrinya. “Lumayan,” jawab Nina dengan senyum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD