Bab 134. Firasat Buruk

1519 Words

Terpukul itu pasti, setelah tahu dia ternyata bukan anak kandung Fadilah. Wanita yang sejak lahir sudah jadi ibunya. Tapi, setidaknya Aben akhirnya menemukan jawaban, kenapa dia diperlakukan sejahat itu oleh ibunya sendiri. Seketika semua rasa sakit hatinya luruh. Aben legowo menerima takdir hidupnya sekarang. Selama ini dia menggenggam erat lukanya. Kalau memang ingin balas dendam, pasti sudah dilakukan dari awal. Tapi, nyatanya Aben pilih menyingkir dan diam. Tidak bersinggungan dengan mereka lagi. Itu karena sejahat apapun mamanya, dia tetaplah ibu yang telah melahirkannya. Fadilah boleh tega ke dirinya, tapi Aben tidak ingin durhaka. Sebaik itulah seorang Aben. Sekarang semua tak lagi sama. Dia seperti bisa bernafas lega, karena leluasa membalas tanpa terbebani rasa bersalah. Percaya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD