Arsih tampak pucat pasi, begitu juga Sean yang tak kalah terkejutnya dengan atraksi barusan. "Kamu kenapa, Sayang? Kamu baik-baik saja bukan? Apa yang terjadi sampai kamu mengerem begitu tiba-tiba.." tanya Sean penasaran, karena matanya sedari tadi hanya fokus ke arah wajah sang kekasih dan tak memperhatikan jalan. "Aku baik-baik saja sayang, hanya saja mobil tadi, tiba-tiba motong seolah pengen kita nabrak dia, jangan ngarep deh kalau niatan mo jahatin kita, dan dapet kompensasi dari kecelakaan.." Ujar Arsih kesal "Kaga tau dia klo aku mantan joki balap liar.." gumam Arsih perlahan. "Apa sayang? Joki? Siapa yang jadi Joki? " tanya Sean lagi. "Ahh, tidak-tidak! Lupakan ucapanku tadi.." jawab Arsih mengibaskan tangannya keatas. "Ayoolah sayang..." rengek Sean manja. "Hmm, kamu mau ak

