Kecupan

1214 Words

“Sepertinya, aku harus harus pergi karena terburu-buru ada shotting, sampai ketemu Sean, aku akan mengundangmu lain waktu, mama merindukanmu....” ucap Nathania sembari bergegas untuk pergi. “Okay, kalau ibumu mengundangku, aku pastikan akan datang...” jawab Sean santai, membuat Nathania menghentikan langkah kakinya dan menoleh kearah Sean tak percaya. “Benarkah Sea n? Mama pasti akan bahagia denger kata ini, di antara pria lain yang dekat denganku, hanya kamu yang paling di sukai oleh mama, kalau memang kau bisa, malam ini kau bisa datang kerumah, Sean...” ucapnya dengan wajah berbinar bahagia menatap Sean, sembari mencibir kearah Arsih yang sontak terdiam mendengar Sean menjawab begitu. ‘Dasar kutu kupret, sialan! Beraninya dia menghancurkan harga diriku, sudah jelas aku bantuin aktin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD