Are you Ok?

1367 Words

Arsih berteriak karena emosi, maklum saja Arsih baru saja hendak terlelap setelah perjuangannya memejamkan mata. Setelah di kantor dia sengaja memforsir ketika bekerja agar tak teringat tentang penghianatan Casey terhadapnya. Tentu saja saat ini adalah waktu baginya untuk mengistirahatkan tubuh dan hatinya yang lelah, bukan mengurus orang yang tengah mabuk berat seperti saat ini. Tapi karena tak ingin ada yang melihat, Arsih terburu-buru memapah Sean masuk kedalam dan menghempaskannya dengan kasar ke atas sofa. Tampak Arsih mengatur emosinya karena telah bersusah payah memapah tubuh seberat itu. "Ini orang sebenernya gak punya rumah apa gimana sih? Sengaja banget kesini deh.. Jangan-jangan selama ini dia cuma nebeng sana nebeng sini. Dasar benalu hidup! Mana tengah malam lagi dat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD