Bab 10

2358 Words

Pagi itu dapur mansion terasa berbeda. Tidak seramai biasanya, tidak penuh instruksi singkat para pelayan, tidak ada suara langkah cepat yang saling berbkejaran. Sarah berdiri sendiri di tengah ruang dapur yang luas, mengenakan dress rumah sederhana berwarna krem, rambutnya diikat asal. Tangannya masih sedikit bergetar ketika ia menata piring terakhir di atas meja makan panjang. Ia menatap sarapan yang sudah ia buat dengan penuh perhatian, seolah setiap detail di atas meja itu adalah ujian besar. Roti ciabatta cheese tersusun rapi, masih mengepulkan uap tipis. Keju di bagian atasnya meleleh sempurna, berwarna keemasan, aromanya lembut tapi menggoda. Di sampingnya ada telur orak-arik yang ia buat perlahan, tidak terlalu kering, tidak terlalu basah. Ia bahkan menambahkan sedikit daun parsl

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD