Bab 11

1709 Words

Pagi itu mansion kembali hidup lebih cepat dari biasanya. Cahaya matahari masuk melalui jendela-jendela tinggi, memantul di lantai marmer yang mengilap. Sarah baru saja selesai merapikan rambutnya ketika pintu kamar terbuka dan Javier masubk dengan kemeja santai berwarna abu-abu muda, lengannya digulung sampai siku. “Kita ke mall pagi ini,” ucapnya tanpa basa-basi. Sarah menoleh, sedikit terkejut. “Mall?” “Iya. Kau butuh baju. Sepatu. Apa pun yang perlu,” lanjut Javier sambil mengambil jam tangannya. Nada suaranya datar, seperti sedang menjadwalkan rapat, tapi bagi Sarah itu sudah lebih dari cukup. Jarang sekali Javier mengajaknya pergi dengan alasan yang… normal. Sarah tersenyum kecil. “Baik, Daddy.” Javier mengangguk, lalu berbalik keluar kamar, memberi isyarat agar Sarah bersiap. S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD