"Udah ngantuk?" Masih di malam yang sama, setelah pelepasan pertama. Sepersekian detik sesudahnya Ava mendapati bisikan rendah yang khas dari seorang Kalingga Elang Danuarta, diiringi dengan gerak tangan lelaki itu yang menyusuri perut Ava di dalam selimut. "Sayang?" Ava meremang. "Ngantuk, ya?" Bibir Elang menggelitik daun telinga Ava. Yang lalu mengecup-ngecup ke pipi sampai bahunya. Ava merinding. Jujur, sangat berdebar-debar. "Emangnya Mas nggak ngantuk?" balas Ava, sama pelannya. Suara-suara mereka sangat intim, ini baru soal bisikan, belum nanti kalau ada decap bibir atau bebunyian dari pertumbukkan skin to skin. "Belum." Elang melirik jam dinding. "Tengah malam juga belum, Va. Masih panjang waktunya ...." "Mau sampai jam berapa emang?" Ava mendongak sedikit, bersitatap de

