Wanita itu terus mengusap lembut perutnya saat kembali merasakan tendangan-tendangan yang cukup kuat dari bayi-bayinya yang semakin hari terasa semakin aktif. “Ughh … Sayang … Suka sekali main sepak bola, si?! Pelan-pelan, Nak.” Ayuna terus memberikan usapan lembut di perutnya dengan ulu hati yang kembali terasa nyeri dan mual yang naik ke kerongkongan atas aktivitas Baby Triplets di dalam sana. Tubuhnya bahkan sedikit membungkuk untuk meredam rasa sakit yang dirasakan atas tendangan-tendangan Baby Triplets. Pun Ayuna mencoba menarik napasnya dalam sambil mengusap-usap dadaanya saat sesak itu kembali Ayuna rasakan. Ayuna kini tengah duduk di teras sisi kanan rumah yang memang memiliki balkon dan menghadap langsung pada kolam ikan dengan air mancur yang memiliki desain begitu cantik

