Pria itu menghela napas panjang saat akhirnya berhasil mengistirahatkan tubuhnya barang sejenak setelah malam yang sangat panjang dan melelahkan fisik juga batinnya. Firman memijit pelipisnya yang terasa pusing dengan kepala yang berat juga mata yang super mengantuk setelah mengurus semua hal yang melibatkan insiden kecelakaan sang atasan. Dia melirik ke arah sang atasan yang masih tidak sadarkan diri dengan keadaan yang tidak bisa dibilang baik-baik saja. Semalam, Firman rasanya baru tertidur kurang dari dua jam, dan tiba-tiba ponselnya berdering panjang. Firman jelas langsung mengangkatnya, sebab semenjak menjadi asisten utama seorang Elan Alastair -yang juga merangkap segala jenis pekerjaan-, setiap panggilan di ponselnya tidak akan pernah ia abaikan. Dan sekitar jam setengah

