Bab 73 | Ajakan Kerja Sama

2004 Words

Embusan napas pria itu terdengar keras dengan tatapan yang menerawang jauh pada gedung-gedung pencakar langit di depannya. Ketukan pintu di ruangannya membuat Elan langsung menarik napasnya panjang. "Masuk." Firman masuk dengan anggukan sopan dan senyum hormatnya. "Pak Elan ... Sudah ditunggu di ruang meeting." Pria itu lalu beranjak untuk keluar dari ruangannya menuju ke ruang meeting. Firman setia mengikuti dari belakang, sambil kembali menelaah mood atasannya. Paham jika dalam minggu ini atasannya itu lebih mudah tersinggung dan kembali berada dalam mode 'senggol bacok' padahal beberapa bulan terakhir ini Firman mulai merasakan ketenangan dan bekerja seperti orang normal. Namun dalam minggu ini, sikap bosnya seperti kembali ke setelan awal di masa lalu. Otoriter, seperti r

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD