Ayuna sesungguhnya sudah terjaga karena rasa tidak nyaman yang dirasakan tubuhnya entah sejak kapan tepatnya. Namun dia masih belum mampu untuk membuka mata juga mengeluarkan suaranya meski sudah berusaha sekuat tenaga. Tenggorokannya terasa sangat kering dan sakit, Ayuna juga bisa merasakan embusan napasnya yang begitu panas, dan wanita itu langsung menyadari jika kondisinya sedang tidak baik-baik saja. ‘Ya Tuhan …’ batinnya membisik lirih, masih mencoba sekuat tenaga untuk membuka matanya yang terasa sangat sulit, seolah ada perekat di kelopak matanya yang begitu kuat. Untuk mengubah posisinya yang kini tengah berbaring miring saja Ayuna merasa kesulitan, badannya terasa kaku dan berat, dia tidak tau tengah berbaring miring menghadap sang suami atau justru membelakangi suaminya.

